Rabu, 21 Januari 2009

Welcome Home.....

Hari ini, suamiku pulang setelah +/- seminggu pergi keluar pulau karena ada kerjaan disana. Katanya, disana cukup membosankan karena kebetulan tempat kerjanya disana di tengah laut. Jadi ya...setiap hari yang diliat cuma air, air dan air.....

Suamiku pergi dengan dua orang temennya. Temen yang satunya juga temen kerjaku dan yang satunya lagi adik kelasku di sekolah teknik di Bandung.

Do'aku, supaya tidak ada apa-apa di jalan, dan pulang dengan selamat. Apalagi kalo pulangnya bawa oleh-oleh, aku lebih seneng lagi, he...he....

Hati-hati ya, berdoa biar selamat sampe rumah.....

Selasa, 20 Januari 2009

Anakku.....

Hari itu, waktunya aku mengantarkan anak-anakku ke tempat neneknya di Bandung. Rasanya berat banget buat pisah lagi sama mereka, tapi kondisinya belum memungkinkan untuk kami bersama.

Sesampainya di terminal Depok kami cari makan dulu karena jam pemberangkatan masih lama, ada sekitar 2 jam kami harus nunggu. Aku makan ketoprak dan anak2 ku makan baso, tapi anak2 ku tidak menghabiskan basonya.

Beberapa saat kemudian datang suami ku, dan mengajak anak2 untuk makan lagi. Saya pikir anak2 akan meolak tawaran Abinya, tapi ternyata enggak. Mereka turun dari bis dan memesan ketoprak dari tempat saya pesan tadi. Aku sarankan anak2 untuk membungkus saja ketopraknya karena jam pemberangkatan sudah dekat. Mereka menuruti apa kataku.

Saat bis yang kami tumpangi mulai jalan, anak2 melambaikan tangan kepada Abinya, karena Abinya ga nganter ke Bandung. Beliau cuma nganter sampe terminal aja. "Hati-hati ya....kalo dah sampe telpon ya...."teriak suamiku.

Bis yang kami tumpangi perlahan meninggalkan kota Depok. "Mi, teteh mau ketopraknya dong....." kata anakku yang pertama. Lalu aku mulai membuka bungkusan ketopraknya. Ku suapin dia. "Dede juga mau, Mi" kata anakku yang kedua. Aku suapi anak2ku sampe ketopraknya habis. Mereka lahap banget, katanya enak.

Dah kenyang, anak2ku mulai tertidur.......

Dalam perjalanan aku berpikir, sampai kapan aku terpisah dengan anak2ku? Kenapa dulu mereka ga mau sekolah di Depok aja? Kenapa maunya di Bandung? Tapi.....ah, ini mungkin jalan yang harus kami tempuh. Aku yakin suatu saat nanti kita akan berkumpul kembali. PASTI!!!

Sesampainya di Perempatan Pasir Koja, kami turun dan melanjutkan lagi perjalanan dengan naik angkot kemudian beca. Kami sampai. Saat itu sudah malam dan aku minta anak2 untuk ganti baju, cuci kaki dan tidur. Tapi, anak2ku memilih untuk bercerita dengan mamahnya (=neneknya) tentang liburannya di Depok. Mamahku keliatan kangen banget sama anak2ku, mereka ga ketemu sekitar 2 minggu. Akhirnya mamahku bujuk anak2ku untuk tidur. Kami tidur berempat......

Keesokan harinya, Anak2ku langsung main sepeda dengan teman2nya. Tapi anakku yang kedua tidak main. "Mi, sepeda dede bocor, tambal ya Mi......"pinta anak keduaku. "iya, tapi nanti ya setelah ummi beres mengerjakan pekerjaan ummi", jawabku. Anakku sabar menunggu ku dan saat aku mau pergi ke tempat tambal ban, tiba-tiba hujan gerimis. Tapi karena udah niat, aku tetap pergi meskipun hujan gerimis. Setelah beres ditambah, aku bawa pulang. Dan anakku seneng banget. Ya, memang itu yang harus aku lakukan, sebisa mungkin menyenangkan mereka mumpung aku masih bersama mereka karena aku sendiri ga tiap hari ketemu mereka.

Saatnya aku untuk balik lagi ke Depok, berat banget mo ninggalin mereka, tapi gimana....?

Aku dah siap buat balik lagi ke Depok, tapi anak2ku mendadak manja, ga mau duduk dikursi sendiri, maunya duduk dipangkuanku dua2 nya. "Mi, jangan pergi...." itu yang terlontar dari bibir mungil mereka. Berat banget rasanya...."Ya Alloh, ampuni hamba....hamba juga ga mau kondisinya seperti ini, tapi gimana....?". "Anak-anakku.....sebetulnya Ummi juga ga mau jauh dari kalian....InsyaAlloh nanti kita bareng lagi. Kalian sabar ya....."ucapku dengan lirih....Anakku yang kedua nangis dan ga mau lepas dari pangkuanku. Mamahku bantu bujuk mereka.....Akhirnya tepat jam delapan malam, mereka sudah tidak cengeng dan membolehkan saya untuk pergi. Sebelum pergi, aku ciumi dan peluk mereka dengan erat. "Teteh sama Dede ga boleh nakal ya, nurut ke mamah, harus mau makan, ga boleh jajan sembarangan, belajar dan kerjakan PR nya, ntar Ummi kesini lagi InsyaAlloh sama Abi dan Dede Zahran. Ummi pergi dulu ya, assalamu'alaikum...."kataku sambil beranjak pergi......